Definisi
Melayu dipahami melalui banyak teori. Melayuonline.com (MelOn), sebagai bagian
dari program Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM), memaknai
istilah Melayu sebagai sebuah kultur yang melampaui sekat-sekat identitas
kesukuan, etnisitas, agama, ataupun entitas budaya dalam pengertian yang sempit
(lekat dengan lokalitas tertentu). Artinya bahwa yang termasuk dalam lingkup
Melayu adalah setiap masyarakat penutur bahasa Melayu yang mengamalkan adat
resam budaya Melayu. Hingga kini, ajaran dan budaya Melayu tidaklah lekang meski
telah dan masih berjalan dalam rentang waktu dan sejarah yang begitu panjang.
Melayu masih tetap tegak, bahkan selalu ikut berperan besar dalam membangun
sejarah dan peradaban manusia.
Melayu
bisa menjadi sumber pengetahuan yang memadai tentang bagaimana membangun konsep
dan praktek politik yang sehat, bersih, dan bertanggung jawab. Situasi politik
akhir-akhir ini menggugah kita untuk memikirkan kembali bagaimanakah sebuah pandangan
politik yang bisa disebut etis dan bertanggung jawab? Momen persiapan
perhelatan pemilu 2009 serta marak berlangsungnya pemilihan kepala daerah
(pilkada) kembali menyedot perhatian publik terhadap isu-isu politik. Dalam
prakteknya, tidak jarang konstelasi politik nasional banyak diwarnai dengan
“politik otot” dan kepentingan sesaat beralaskan partai atau golongan tertentu.
Kondisi
aktual ini menarik untuk dicermati melalui sudut pandang kemelayuan dan orang
Melayu, mengingat kandungan khazanah Melayu yang begitu luas termasuk dalam
bidang politik. Pemikiran, tradisi, dan etika kekuasaan terekam dalam teks-teks
dan berbagai khazanah tradisi Melayu klasik, yang berbicara tentang perilaku
politik raja atau sultannya. Misalnya saja Sejarah Melayu dan Hikayat
Raja-raja Pasai. Diharapkan, nantinya akan muncul pandangan-pandangan
menarik yang meneropong bagaimana potret politik dalam tradisi Melayu.
Isi
karya tulis ilmiah diharapkan pula mengandung gagasan yang inovatif dan
memberikan sumbangan, baik secara konseptual terhadap wacana politik Melayu
maupun secara aktual dalam praktek kehidupan politik nasional. Tulisan-tulisan
yang terjaring agar dapat menunjukkan keluwesan bahasa, kekuatan analisis, dan
kesesuaian isi tulisan dengan tema lomba.
II.Tujuan
Tujuan dari penyelenggaraan lomba ini adalah:
Menjaring berbagai tulisan yang mengkaji tema ini dari sudut pandang tertentu.
Menerbitkan buku kumpulan tulisan tentang politik Melayu yang merupakan hasil penjaringan naskah tersebut.
III.Ketentuan-ketentuan Lomba
Tema: “Pandangan
Politik Orang Melayu” ini mencakup:
Etika Politik Melayu; misalnya perilaku politik
para raja atau sultannya, hubungan antaraIslam, politik, dan Melayu, dan
sebagainya.
Pandangan tentang perempuan dalam politik Melayu;
misalnya peran, kedudukan, dan partisipasi perempuan dalam politik Melayu.
Bahasa Melayu dan Politik Kebangsaan: Sudut Pandang
Antropolinguistik; misalnya sejarah pembentukan bahasa nasional, serta hubungan
antara Bahasa Melayu dan Politik Kebangsaan.
Syarat-syarat
keikut-sertaan
Lomba hanya dapat diikuti oleh minimal mahasiswa D1, staf pengajar, peneliti, dan aktivis.
Peserta dapat mengirimkan lebih dari satu naskah karya tulis.
Menyertakan pernyataan bahwa naskah karya tulis
adalah asli bukan jiplakan/saduran/terjemahan, belum pernah diikutsertakan
dalam lomba sejenis dan belum pernah dimuat di media massa atau jurnal ilmiah.
Menyertakan fotocopy KTP/SIM atau tanda pengenal lainnya yang masih berlaku.
Menyertakan daftar riwayat hidup singkat.
Peserta dengan persyaratan yang tidak lengkap tidak akan diseleksi
Format Karya
Tulis:
Menggunakan kaidah-kaidah penulisan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.
Karya tulis dibuat dalam format kertas ukuran A4,
spasi 1,5, memakai huruf Arial (11) atau Times New Roman (12).
Panjang karya tulis berkisar antara 3500-4500 kata.
Mencantumkan halaman di sudut kanan bawah.
Karya tulis dikirim rangkap empat, satu di
antaranya harus asli bukan tindasan.
Untuk menjaga obyektivitas penilaian juri, nama
penulis harus diletakkan pada halaman terpisah (lembar pertama).
Hadiah
Pemenang:
Juara I
: Rp.
10.000.000 ( sepuluh juta rupiah ) dan Trophy Gubernur Riau
Juara
II
: Rp.
5.000.000 ( lima juta rupiah ) dan Trophy Ketua DPRD Riau
Juara III
: Rp.
4.000.000 ( empat juta rupiah ) dan Trophy BKPBM
Juara Harapan I
: Rp.
2.500.000 ( dua juta lima ratus ribu rupiah )
Juara Harapan II
: Rp.
2.000.000 ( dua juta rupiah )
Juara Harapan III
: Rp.
1.500.000 ( satu juta lima ratus ribu rupiah )
Pengumpulan
Naskah Karya Tulis:
Pengiriman via pos: Print out dan CD (dalam format Microsoft Word)
beserta seluruh kelengkapan syaratnya dapat dikirimkan ke:
Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, Jl. Gambiran 85A, Yogyakarta 55161, Telp (0274) 414233.
Batas
akhir penerimaan naskah tanggal 31 Januari 2008 (cap pos dan paling
lambat sampai di pihak panitia tanggal 2 Februari 2008 untuk pengiriman
via pos)
Pengiriman via email: Naskah beserta
seluruh kelengkapan syaratnya (attachment KTP, Surat Pernyataan, dan CV)
dapat dikirimkan ke lkti@melayuonline.com
Hal lain:
Pemenang akan dihubungi melalui pos atau email,
atau dapat pula dilihat pada website: http://www.melayuonline.com.
Semua karya tulis yang masuk tidak akan
dikembalikan dan hanya karya tulis yang mendapat penghargaan yang menjadi hak
panitia.
Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.
Peserta yang dinyatakan menang akan diundang
sebagai peserta acara Milad Perdana MelOn pada tanggal 20 Maret 2008.
Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi
Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu: (0274) 414233 atau melalui email:lkti@melayuonline.com
IV.Penjurian:
Tim Seleksi:
H. Mahyudin Al Mudra, S.H, M.M. (Pemangku Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu).
Dafri Agus Salim, M.A. (Dosen UGM).
Tim Penilai:
Drh. H. Chaidir, MM. (Budayawan - Ketua DPRD Riau)
Dr. Alfitra Salamm (Peneliti LIPI).
Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra (Guru Besar Antropologi Budaya Fakultas Ilmu Budaya UGM).
Kenedi Nurhan (Jurnalis Kompas)
V.Jadwal Kegiatan
No
Kegiatan
Waktu
1
Pengiriman Publikasi
15 Oktober 2007
2
Batas Penerimaan Naskah
15 Oktober 2007 - 31 Januari 2008
3
Seleksi Berkas
1 - 7 Februari 2008
4
Penilaian Juri
12 - 22 Februari 2008
5
Pengumuman Pemenang
28 Februari 2008
6
Penyerahan Hadiah bersama dengan Milad Melayuonline.com dan BKPBM beserta peluncuran www.malaytourism.com, www.rajaalihaji.com, www.ceritarakyatmelayu.com, dan peluncuran 366 cerita anak nusantara.