Minggu, 18 Mei 2008   |   Ahad, 12 Jum. Awal 1429 H
Pengunjung Online : 215
Anda pengunjung ke 2.535.701
Sejak 01 Muharam 1428
( 20 Januari 2007 )
IMAGE GALLERY
AGENDA

 
 
Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional
Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional
Tema :
“Pandangan Politik Orang Melayu”
I.      Pendahuluan

Definisi Melayu dipahami melalui banyak teori. Melayuonline.com (MelOn), sebagai bagian dari program Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM), memaknai istilah Melayu sebagai sebuah kultur yang melampaui sekat-sekat identitas kesukuan, etnisitas, agama, ataupun entitas budaya dalam pengertian yang sempit (lekat dengan lokalitas tertentu). Artinya bahwa yang termasuk dalam lingkup Melayu adalah setiap masyarakat penutur bahasa Melayu yang mengamalkan adat resam budaya Melayu. Hingga kini, ajaran dan budaya Melayu tidaklah lekang meski telah dan masih berjalan dalam rentang waktu dan sejarah yang begitu panjang. Melayu masih tetap tegak, bahkan selalu ikut berperan besar dalam membangun sejarah dan peradaban manusia.

Melayu bisa menjadi sumber pengetahuan yang memadai tentang bagaimana membangun konsep dan praktek politik yang sehat, bersih, dan bertanggung jawab. Situasi politik akhir-akhir ini menggugah kita untuk memikirkan kembali bagaimanakah sebuah pandangan politik yang bisa disebut etis dan bertanggung jawab? Momen persiapan perhelatan pemilu 2009 serta marak berlangsungnya pemilihan kepala daerah (pilkada) kembali menyedot perhatian publik terhadap isu-isu politik. Dalam prakteknya, tidak jarang konstelasi politik nasional banyak diwarnai dengan “politik otot” dan kepentingan sesaat beralaskan partai atau golongan tertentu.

Kondisi aktual ini menarik untuk dicermati melalui sudut pandang kemelayuan dan orang Melayu, mengingat kandungan khazanah Melayu yang begitu luas termasuk dalam bidang politik. Pemikiran, tradisi, dan etika kekuasaan terekam dalam teks-teks dan berbagai khazanah tradisi Melayu klasik, yang berbicara tentang perilaku politik raja atau sultannya. Misalnya saja Sejarah Melayu dan Hikayat Raja-raja Pasai. Diharapkan, nantinya akan muncul pandangan-pandangan menarik yang meneropong bagaimana potret politik dalam tradisi Melayu.

Isi karya tulis ilmiah diharapkan pula mengandung gagasan yang inovatif dan memberikan sumbangan, baik secara konseptual terhadap wacana politik Melayu maupun secara aktual dalam praktek kehidupan politik nasional. Tulisan-tulisan yang terjaring agar dapat menunjukkan keluwesan bahasa, kekuatan analisis, dan kesesuaian isi tulisan dengan tema lomba.

II.      Tujuan

Tujuan dari penyelenggaraan lomba ini adalah:

  1. Menjaring berbagai tulisan yang mengkaji tema ini dari sudut pandang tertentu.
  2. Menerbitkan buku kumpulan tulisan tentang politik Melayu yang merupakan hasil penjaringan naskah tersebut.
III.      Ketentuan-ketentuan Lomba
  1. Tema: “Pandangan Politik Orang Melayu” ini mencakup:
    1. Etika Politik Melayu; misalnya perilaku politik para raja atau sultannya, hubungan antara Islam, politik, dan Melayu, dan sebagainya.
    2. Pandangan tentang perempuan dalam politik Melayu; misalnya peran, kedudukan, dan partisipasi perempuan dalam politik Melayu.
    3. Bahasa Melayu dan Politik Kebangsaan: Sudut Pandang Antropolinguistik; misalnya sejarah pembentukan bahasa nasional, serta hubungan antara Bahasa Melayu dan Politik Kebangsaan.
  1.  Syarat-syarat keikut-sertaan
    1. Lomba hanya dapat diikuti oleh minimal mahasiswa D1, staf pengajar, peneliti, dan aktivis.
    2. Peserta dapat mengirimkan lebih dari satu naskah karya tulis.
    3. Menyertakan pernyataan bahwa naskah karya tulis adalah asli bukan jiplakan/saduran/terjemahan, belum pernah diikutsertakan dalam lomba sejenis dan belum pernah dimuat di media massa atau jurnal ilmiah.
    4. Menyertakan fotocopy KTP/SIM atau tanda pengenal lainnya yang masih berlaku.
    5. Menyertakan daftar riwayat hidup singkat.
    6. Peserta dengan persyaratan yang tidak lengkap tidak akan diseleksi
  1. Format Karya Tulis:
    1. Menggunakan kaidah-kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
    2. Karya tulis dibuat dalam format kertas ukuran A4, spasi 1,5, memakai huruf Arial (11) atau Times New Roman (12).
    3. Panjang karya tulis berkisar antara 3500-4500 kata.
    4. Mencantumkan halaman di sudut kanan bawah.
    5. Karya tulis dikirim rangkap empat, satu di antaranya harus asli bukan tindasan.
    6. Untuk menjaga obyektivitas penilaian juri, nama penulis harus diletakkan pada halaman terpisah (lembar pertama).
  1. Hadiah Pemenang:
Juara I : Rp. 10.000.000 ( sepuluh juta rupiah ) dan Trophy Gubernur Riau
Juara II : Rp. 5.000.000 ( lima juta rupiah ) dan Trophy Ketua DPRD Riau
Juara III  : Rp. 4.000.000 ( empat juta rupiah ) dan Trophy BKPBM
Juara Harapan I : Rp. 2.500.000 ( dua juta lima ratus ribu rupiah )
Juara Harapan II : Rp. 2.000.000 ( dua juta rupiah )
Juara Harapan III  : Rp. 1.500.000 ( satu juta lima ratus ribu rupiah )

  1. Pengumpulan Naskah Karya Tulis:
    1. Pengiriman via pos:
      Print out dan CD (dalam format Microsoft Word) beserta seluruh kelengkapan syaratnya dapat dikirimkan ke:

      Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, Jl. Gambiran 85A, Yogyakarta 55161, Telp (0274) 414233.

      Batas akhir penerimaan naskah tanggal 31 Januari 2008 (cap pos dan paling lambat sampai di pihak panitia tanggal 2 Februari 2008 untuk   pengiriman via pos)

    2. Pengiriman via email:
      Naskah beserta seluruh kelengkapan syaratnya (attachment KTP, Surat Pernyataan, dan CV) dapat dikirimkan ke lkti@melayuonline.com
  1. Hal lain:
    1. Pemenang akan dihubungi melalui pos atau email, atau dapat pula dilihat pada website: http://www.melayuonline.com.
    2. Semua karya tulis yang masuk tidak akan dikembalikan dan hanya karya tulis yang mendapat penghargaan yang menjadi hak panitia.
    3. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.
    4. Peserta yang dinyatakan menang akan diundang sebagai peserta acara Milad Perdana MelOn pada tanggal 20 Maret 2008.
    5. Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu: (0274) 414233 atau melalui email: lkti@melayuonline.com
IV.    Penjurian:

Tim Seleksi:

  1. H. Mahyudin Al Mudra, S.H, M.M. (Pemangku Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu).
  2. Dafri Agus Salim, M.A. (Dosen UGM).

Tim Penilai:

  1. Drh. H. Chaidir, MM. (Budayawan - Ketua DPRD Riau)
  2. Dr. Alfitra Salamm (Peneliti LIPI).
  3. Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra (Guru Besar Antropologi Budaya Fakultas Ilmu Budaya UGM).
  4. Kenedi Nurhan (Jurnalis Kompas)

V.     Jadwal Kegiatan
No Kegiatan Waktu
1 Pengiriman Publikasi 15 Oktober 2007
2 Batas Penerimaan Naskah 15 Oktober 2007 - 31 Januari 2008
3 Seleksi Berkas 1 - 7 Februari 2008
4 Penilaian Juri 12 - 22 Februari 2008
5 Pengumuman Pemenang 28 Februari 2008
6 Penyerahan Hadiah bersama dengan Milad Melayuonline.com dan BKPBM beserta peluncuran www.malaytourism.com, www.rajaalihaji.com, www.ceritarakyatmelayu.com, dan peluncuran 366 cerita anak nusantara. 20 Maret 2008

VI.      Kepanitiaan                       

Penanggung Jawab : H. Mahyudin Al Mudra, S.H., M.M.
Pengarah : Hadi Kurniawan, S.H.I.
Humas : Yuhastina Sinaro, SST. Par.
Ketua : H. Nursaid Ali Rido, M.A.
Wakil Ketua : Ahmad  Salehudin, M.A.
Sekretaris : Yuhastina Sinaro, SST. Par.
  : H. Muhammad Shulthoni Yusuf, M.A., M.Si.
Bendahara : Happy Susanto, M.A.
Dokumentasi : H. Akhmad Baihaqie, M.A.
    H. Misran, Lc.
    Victor Aria Wijaya, S.E.
    Dwi Mugianto
Anggota : Samsuni, S.Th.I.
    Ali Ghufron, S.Sos.
Sponsored by :

 

Update terakhir : 12 Januari 2008
Dibaca : 6488 kali.